Posted by: adam on: 27 November 2007
Sabar dalam penantian
Merindukan pendamping hidup adalah fitrah setiap insan. Wanita, sebagai makhluk Alloh yang cenderung ingin diayomi atau dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam hidupnya. Dan saat menanti adalah ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga yang sedang mekar atau yang mungkin telah mekar sekian lama, seringkali ia terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang–kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung jawab. Na’udzubillah! Begitulah fakta di masa kini. Realita fitnah syahwat yang terjadi di mana–mana hingga banyak wanita kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya pandai–pandai menjaga diri dan selalu berhati–hati, jangan sampai tertipu. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam penantian?
a. Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
b. Do’a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya. Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
c. Mempersiapkan diri, membekali diri dengan ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah dan sebaik–baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita–wanita shalihah itu dinikahkan dengan laki – laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Sumber: Majalah nikah Vol.4, no.11 Februari 2006 Muharam 1427
Sumber: Media-Ilmu.com
Assalamualaikum..
Dalam penantian ini saya baru sadar ternyata banyak hal yang belum saya siapkan untuk menghadapi rumah tangga kelak.
Tapi sejujurnya saya sangat ingin menikah, meskipun di usia yang muda ini.
Saat ini saya sedang menyukai seorang ikhwan, tapi saya tidak berani berharap banyak, karena dia adalah salah satu staff pengajar di tempat saya melanjutkan studi.
jazakillah telah mengingatkan saya kalau ternyata rumah tangga itu tidak semudah membalikkan telapak tangan…
Syukron
assalaamu’alaikum
ana seorang pelajar MAN,sebagai seorang akhwat,ana ingin menghindari perbuatan maksiat yg sering terjadi pd remaja mislnya pacaran yg dlm islam tak ada.bagaimana cara menghindarinya mohon saran dan bantuanya.makasih
wassalam…
Assalamualaikum Wr Wb
Dlm menunggu jodoh pun di butuhkan ikhtiar kesabarab , tawakkal , berusaha , dan doa . jika sdh ada pendamping hub itu di jaga dgn taaruf saja, selanjutnya khitbah dan selang 3 bulan lalu walimatul ursy Insyaallah sakinah mawaddah warrahmah ,,,,,
Waalaikumsalam Wr Wb
_ FrOm Me Titien _
Email Me tyeenpurple@yahoo.co.id
_ South Sulawesi Maccazart City _
assalamualaikum,
akh wahyu kresna, ana salamah. ana mau tanya bagaimana tata cara ta’aruf yang sesuai dengan islam dan baimana menasehati adik laki-laki , agar menjuhi pacaran?jazakillah. bogor.
assalamualaikum,
aq zahra,bagaimana caranya menghadapi hatiku yang sedang gundah. setiap kali aq dekat dengan cow,n sudah serius tuk menuju ke pelaminan selalu ada masalah n akhirnya putus ditengah jalan. sholat istikharoh pun jg sdh aq lakukan,tp sang pangeranpun blm datang jg. sekarang apa yg hrs aq lakukan.
Assalamu’alaykum.. Ana brumur 17th. ‘Kutunggu pinanganmu’ adl sbuah ktidak pastian ikhwan kpd akhwat, byk yg sdh b’niat melangkah k pelaminan tp toh akhirnya kandas d tengah jalan, tragis memang! Benar janji ALLOH bahwa stiap manusia tlh dtuliskan rezeki, jodoh dan mautnya. Jd sbg wanita sholehat, qt hanya dtugaskan u/menunggu pinangan laki2 sholehat.. Prcaya atau tidak. Dan u/ikhwan, jika antum smua sdh siap ‘melangkah’ jgn menunggu syaithan yg mendahuluinya dan merusak niat antum. Jgn jd petualang cinta, jika berani.. ‘kutunggu pinanganmu’..
bagaimana caranya agar seorang akhwat mendapatkan atau mencari suami yang sholeh, sementara dia hanya bisa menunggu. apa yang harus dilakukan oleh kaum akhwat ini?
Bismillah,ana insa allah siap untuk rumah tanga hanya saja belum ketemu,yg ana cari akhwat salaf,pernah mondok,bagi akhwat yg pnya wali silahkan email ke ana yakubairrami@gmail.com,atau tlp 085758061460,barokaullahu fyik
Insya Allah … bila saatnya tiba,
Ku terima pinanganmu, wahai hamba Allah.
“Ya Allah, tabahkan hamba dalam penantian ini”
tak ada kata yang paling indah selain mendapatkkan ridho dari Alloh? berikanlah aku seorang istri yang sholehah yang akan memberikan petunjuk sekaligus teman bagi diriku dikala aku senang maupun aku susah, Yaa Alloh hanya padamu aku berlindung dan hanya kepadamu aku berserah tak ada daya dan kekutan melainkan atas ijinmu. amien
itulah iaaa wanita sholehah yang menerangi jalan kehidupan seorang suami.
tunggu aku wanita solehah…sabarlah menungguku ……. aku sedih
terima kasih ya untuk artikel “ku tunggu pinanganmu” ini. aku baru sadar, ternyata yang dikatakan siap menikah itu tidak cukup dengan kata “siap” di mulut za. tapi moga za bagi para akhwat semuanya dimanapun berada tep selalu diberikan kesabaran dalam penantian sampai pinangan datang. karena tanpa kesabaran dan iman, kadang seorang wanita itu nekat menikah dengan laki-laki yang kadang pula tidak “sreg” juga, ini terjadi karena banyak alasan diantaranya dari pihak orang tua yang memaksa segera menikah, apalagi kalo udah sarjana. dan mereka sering bilang perempuan mah mau nunggu apa lagi kalo udah lulus?….yang akhirnya ya…. seperti itu, tapi apa boleh di kata. karena memang dari pihak ikhwan tidak berani menunjukkan ke-gentle-annya. so buat para ikhwan yang sudah siap, ku tunggu pinanganmu segera……………..
yaaa… aku tahu bnyk wanita yg menunggu untuk dinikahi..
kasihan sekali mereka.. krn ikhwan tdk merasa kl ditunggu..
isbir….. termasuk aku.. hehe
aslm…
syukran mb tlah mengingatkan..
tapi dari comment yg ana bca, bukankah tidak semua wanita sholehah berasal dari pesantren dan mondok. mungkin ketika hidayah itu datang tidak memilih-milih apakah harus diberi pada org” yg mondok saja..?
wallahu’alam..
Assalamualakum,
Terima kasih atas artikel nya, semoga ini menjadi pelajaran yang terbaik untuk ku. Syukron ya….
keren,,,,,,,,,,,bgttttttttttt,,,,,,,,,,aq sneng bgt ma artikel ini,,,,,,,,
subhanallah,,, pmikirannya indah bgt,,,,
smg q bs meneladaninya n sll mndapat ptunjuk ALLAH,,,amin
trimakasih ilmunya,,,,,,,
Artikel yang sangat mengesankan….ana adalah janda beranak 1…masih pantaskah untuk mengharapkan seorang ihkwan???
terimakasih
share nya … kini makin yakin aja
semoga keinginan ku untuk mendapatkan pendamping yang Sholeh segera ada
Amin ya Alloh
tolong dikiri k facebook ane ya…d tunggu…khususnya ciri ciri wanita sholehah…jzkllh…
hmmm… iya siih, yayang aku dah pengen buru2 di pinang.. padahal baru kenal 2 bulan, lagi pula dia blom kenal keluarga aku. gimana yaaah baiknya…? ada yg bisa bantu aku…?
insya allah..kalau memang jodoh kutunggu pinanganmu….izin share ya…
diriku pernah di pinang, tapi kemudian si dia membatalkannya dgn alasan belum siap, dan ak merima dgn besar hati, mmg sedih sih! tapi ku yakin ini adalh kehendak allah…
assalam, artikelnya bagus!!
smg, para wanita muslimah istiqomah dalam penantiannya. termasuk ana pribadi. syukron
khitbah aku dg bismillah..
Artike2nya . .mntap bnget..mksih ya.
6 Desember 2007 pada 4:56 pm
Apakah mereka siap menjadi istri kedua ?
Rekan saya sedang mencari,…
11 April 2011 pada 3:52 pm
insya Allah saya siap menjadi istri kedua, untuk ikhwan yang berjuang di jalan Allah SWT